• About
  • Translate

Trending Topik

  • Home
  • Appliances
    • Air Conditioners
    • Air Purifiers
Home → Arsip Untuk 2014-10-05

Yudi Ramdhan Petugas Commuter Line Ganteng Mendadak Terkenal di FB, Instagram dan Path

Geoklik
Add Comment
12:08 AM
Yudi Ramdhan Petugas Commuter Line Ganteng Mendadak Terkenal di FB, Instagram dan Path. Media sosial kembali membuktikan ‘kedigdayaannya’. Lewat media ini, siapapun dapat dengan mudah meraih ketenaran dan popularitas dalam waktu singkat. Sebut saja nama seorang polisi ganteng dari Polrestabes Bandung, Saeful Bahri yang pernah tenar lewat media social. Belum lagi sejumlah pesohor dadakan yang ramai di perbincangkan di sejumlah media social.

Kini wajah siapa yang menjadi trend di media social? Namanya Yudi Ramdhan. Dia seorang petugas Kereta Rel Listrik Commuter Line Jabodetabek. Nama Yudi mendadak tenar lantaran menjadi perbincangan hot di sejumlah ‘cuapan’ para pengguna twitter, terutama kaum hawa. Mereka membicarakan ketampanan petugas Commuter Line bernama Yudi yang mereka kira sebagai seorang model.
Kulit putih bersih dan wajah yang cukup tampan milik Yudi rupanya benar-benar menarik perhatian para netizen—pengguna internet. Obrolan mengenai Yudi bahkan menjadi topik seru di sebuah radio di Jakarta. Radio itu menggelar obrolan interaktif dengan pendengarnya yang sama-sama tengah ramai menyorot perbincangan soal karyawan Commuter Line yang bak model itu.
Setelah ramai di twitter, obrolan seputar Yudi pun menyebar cepat ke Path, Instagram, dan Facebook. Tidak mengherankan jika sebentar kemudian akun instagram Yudi di alamat yudi_ramdhan langsung kebanjiran follower. Mereka penasaran untuk mengintip kebenaran pria mirip model yang berprofesi sebagai karyawan Commuter Line. Rupanya sang pemilik akun memang cukup rajin memasang fotonya dalam berbagai pose di instagram pribadinya. Dan tidak butuh waktu lama, kaum wanita pun banyak yang langsung mengidolakan Yudi.
Lalu, benarkah Yudi adalah seorang karyawan Commuter Line? Melalui akun instagramnya, Yudi mengiyakan kabar bahwa ia adalah seorang karyawan Commuter Line, “Marketing dan pengembangan bisnis. Segala komersialisme di KRL dan stasiun bisa diarahkan ke aku. Sebagai insan kereta api, ya semuanya menjadi public relations.”
Tidak cukup hanya di instagram saja, di Flickr pun foto-foto Yudi banyak diintip orang. Sejumlah foto ada disana, dari yang berseragam Commuter Line, tetapi dengan gaya sedang hormat seperti tentara hingga foto berkopiah dengan pakaian putih lengan panjang.
Banyak orang mengakui kegantengan petugas Commuter Line satu ini, apa Anda juga tertarik naik Commuter Line sekedar untuk bertemu si petugas ganteng?

Sumber: iBrita
Selengkapnya »

Polisi Sebar Foto Korlap FPI Habib Novel

Geoklik
Add Comment
11:59 PM
Kepolisian Daerah Polda Metro Jaya memasukkan Habib Novel ke dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) sebagai salah satu korlap demo Front Pembela Islam (FPI) yang berakhir ricuh di Gedung DPRD DKI Jakarta pekan lalu. Foto Habib Novel yang bertuliskan 'dicari' pun disebar.

"Satu orang yang masih kita cari, inisial Habib NV, sudah kita tetapkan sebagai DPO, dan kita sebarkan ke jajaran satuan polisi yang ada di Polda Metro Jaya ini, ini gambarnya, dicari," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Rikwanto sambil menunjukkan gambar tersebut di kantornya, ‎Selasa (7/10/2014).

Rikwanto mengatakan, Polsek-polsek akan menyebarkan gambar ini ke masyarakat. Polisi mengimbau kepada seluruh pihak yang mengetahui keberadaan Habib NV untuk melaporkan ke polisi.

"Barang siapa yang mengetahui keberadaannya, melaporkan untuk kita tindaklanjuti ke penangkapan‎," ujarnya.

Sebelumnya, Kepolisian Daerah Metro Jaya masih menelusuri latar belakang terjadinya kericuhan saat demo Front Pembela Islam (FPI) di depan Gedung DPRD DKI Jakarta. Polisi menyebut FPI menyerang anggota kepolisian dengan brutal.

"Untuk latar belakang mengapa itu terjadi, mengapa mereka begitu brutalnya menyerang polisi yang berjaga di sana, ini masih kita dalami‎. Termasuk berbondong-bondongnya mereka dari luar DKI ini datang ke Jakarta untuk ikut demo, ini juga masih kita dalami," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Rikwanto, di kantornya, Selasa (7/10/2014).

Dalam aksi penolakan terhadap Basuki Thahaja Purnama menjadi Gubernur DKI itu, Rikwanto menjelaskan, FPI telah menyiapkan berkarung-karung batu, kotoran sapi, samurai yang seperti tongkat dan lainnya yang telah disita kepolisian.

"Yang jelas dalam aksinya kemarin, mereka sudah persiapkan diri dengan batu, ada berkarung-karung batu yang disiapkan di mobil komando mereka, kita sita. Ada juga beberapa karung kotoran sapi yang siapkan juga‎, ada bambu dan kayu-kayu yang mereka siapkan juga, termasuk samurai yang seperti tongkat, kita sita," ujarnya. (Sumber: Detik)
Selengkapnya »

Wajah Mayang Prasetyo Semakin Ayu Setelah Operasi di Thailand

Geoklik
Add Comment
11:57 PM
TRIBUNNEWS.COM, BANDARLAMPUNG - Kematian Febri Andriansyah alias Mayang Prasetyo (27) bagai petir pada siang bolong. Keluarga tidak menyangka Febri pergi selamanya begitu cepat dengan cara tragis. Kini keluarga kehilangan tumpuan hidup, mengingat Febri adalah tulang punggung keluarga.
Febri terlahir sebagai pria pada 13 Februari 1987 lalu. Sejak kecil Febri sudah bertingkah seperti perempuan. Nining Sukarni (45), ibu Febri, mengatakan, anaknya itu sejak kecil hanya ingin bermain boneka.
"Setiap dibelikan mainan laki-laki dia tidak mau menggunakannya," ujar Nining saat diwawancara wartawan di rumahnya di Jalan Panglima Polim, Gang Star, Kelurahan Sukamenanti, Kedaton, Selasa (7/10/2014).
Pihak keluarga sering memarahi Febri bahwa dia adalah lelaki. Tetapi Febri tetap percaya diri bahwa dirinya adalah perempuan. Teman sebayanya pun sering mengejeknya. Febri tak menggubris dan tetap kemayu.
Nining menceritakan, ia berpisah dengan Febri sejak anak pertamanya tersebut masih berusia satu tahun. Perceraian Nining dengan Nuryanto, ayah Febri lah penyebabnya. Nining kemudian menitipkan anak sulungnya itu tinggal bersama Rumani, neneknya.
"Saya titip Febri sama neneknya. Saya pergi ke Palembang, Sumatera Selatan," kata Nining. Di Palembang, Nining menikah kembali dan memiliki dua anak. Mereka adalah Gebby Jendriawan dan Jenny Gusti Anggraini.
Biarpun begitu, Nining tetap sering menjenguk anaknya untuk memantau perkembangannya. Nining juga rajin menjalin komunikasi lewat telepon dengan Febri. "Hubungan saya dengan Febri dekat. Kami biasa komunikasi pakai bahasa lu, gue," terangnya.
Febri melewatkan masa sekolah dasarnya di SDN 5 Penengahan. Ia kemudian melanjutkan ke Sekolah Menengah Pertama (SMP) Wiyatama dan menamatkan pendidikannya di Sekolah Menengah Atas (SMA) Bina Mulya. Ketiga sekolah itu terletak di Lampung.
Sejak ditinggal ibunya, Febri menjadi pribadi mandiri. Sejak SMP, Febri sudah berdagang dan ikut arisan. Uang hasil berdagang dan arisan dipakai untuk biaya sekolah dan uang jajan sekolah.
Nining berkumpul kembali dengan Febri tahun 2005. Ketika itu, Febri sudah tamat SMA. "Kumpul hanya sebentar. Febri lalu izin pergi merantau ke Bali. Saya izinkan dia untuk pergi ke sana," ucap Nining. Selama di Bali, Febri membuka usaha jual beli anjing. Menurut Nining, dia pun pernah tinggal di Bali sejak tahun 2008 hingga 2011 bersama Febri dan mantan pacar Febri bernama Prasetyo.
Pada tahun 2009, Febri memutuskan untuk berganti kelamin. Sesaat sebelum operasi ganti kelamin pada 19 Maret 2009 di Thailand, Febri sempat menelepon untuk memberitahu akan menjalani operasi payudara dan wajah.
"Saya bilang, 'apa kamu sudah pikir panjang?' Dia (Febri) jawab sudah bulat karena dia adalah perempuan," tuturnya. Perubahan kelamin membuat Febri mengganti namanya menjadi Mayang Prasetyo.
Pascamenjalani operasi, pipi Mayang terlihat semakin tipis, tidak lagi tampak tonjolan pipi khas laki-laki, seperti saat dia remaja. Wajah Mayang pun semakin feminin, dan ayu. Bibir mengecil, tebal, dan hidung makin mancung. Saat mengenakan pemoles wajah dan bibir, dia seakan-akan 100 persen wanita.
Febri Andriansyah alias Mayang Prasetyo (27) tewas diduga dibunuh Marcus Volke (28) di Brisbane, Australia. Setelah dibunuh, tubuh Mayang lantas dimutilasi. Sebagian potongan tubuhnya ditemukan polisi berada di dalam panci yang terletak di atas kompor.
Potongan tubuh Mayang dimasak Volke, yang adalah seorang laki-laki tukang masak di kapal pesiar. Mayang diduga dibunuh pada Sabtu (4/10/2014) sekitar pukul 21.00 waktu setempat.
Seusai memutilasi tubuh pacar sejenisnya itu, Volke ditemukan bunuh diri dengan luka sayatan di leher. Volke bunuh diri di apartemennya.
Mayang Prasetyo, warga negara Indonesia yang menjadi korban pembunuhan dan mutilasi di Brisbane, Australia, adalah seorang transgender. Dia menjalani operasi kelamin dari laki-laki menjadi perempuan di Thailand tahun 2009. Mayang dan Marcus Volke (28), kekasihnya, telah melangsungkan pernikahan di Denmark tahun 2013.
Kepolisian Australia menggerebek Volke setelah para tetangga melaporkan adanya bau tak sedap dari kediaman pria yang berprofesi sebagai juru masak itu. (tribun lampug/tpj)
Selengkapnya »

HUT TNI Ke-69, Perayaan HUT Termewah

Geoklik
Add Comment
11:52 PM

Mantan Panglima Tentara Nasional Indonesia Laksamana Agus Suhartono mengatakan perayaan HUT TNI kali ini memang yang terbesar. Menurut Agus, perayaan ini memang dimaksudkan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono untuk melaporkan kepada masyarakat bagaimana perkembangan modernisasi alat utama sistem persenjataan dan profesionalisme TNI.

"Sudah direncanakan sedari tiga tahun yang lalu memang seperti ini," kata Agus kepada Tempo, Selasa, 7 Oktober 2014, di dermaga Pangkalan Komando Armada Timur, Surabaya, Jawa Timur, seusai perayaan HUT TNI ke-69. "Kan, ini yang terakhir bagi SBY." (Baca: Mengenal Tank Leopard, Bintang Baru HUT TNI)

Suhartono menjabat Panglima TNI mulai 28 September 2010 hingga 20 Agustus 2013. Itu sebabnya, Agus mengaku tidak merasa kaget dengan kemeriahan HUT TNI ke-69, karena sudah direncanakan pada masa kepemimpinannya.

Sebelumnya, Panglima TNI Jenderal Moeldoko mengatakan, dalam sepuluh tahun terakhir, peralatan tempur TNI sudah sesuai dengan Minimum Essential Force. "Bahwa sepuluh tahun pembangunan alat utama sistem pertahanan NKRI berjalan sesuai dengan rencana," ujar Moeldoko. (Baca: HUT TNI Kelar, Pelabuhan Macet Sepekan)

Moeldoko dan Presiden SBY mengklaim perayaan HUT TNI kali ini adalah yang termegah. "Sesuatu yang tak pernah terjadi sejak republik berdiri hingga saat ini," tutur SBY. Misalnya, ada aksi penerjunan satu Brigade Infanteri. "Lebih bagus dari yang ada di film-film," kata Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal Gatot Nurmantyo.

TNI memperingati hari ulang tahunnya yang ke-69 pada 7 Oktober 2014. Kepala Pusat Penerangan TNI Mayor Jenderal Fuad Basya mengatakan upacara tersebut melibatkan ribuan prajurit dari tiga angkatan. "Ini perayaan terbesar dalam sejarah bangsa," ujar Fuad. (Baca: Jaleswari: SBY Belum Berhasil Mereformasi TNI)

Sedangkan untuk alat utama sistem persenjataan yang dipamerkan antara lain 22 tank Leopard, 22 tank Marder, 13 panser Tarantula, 13 tank Scorpio, 6 meriam 155 milimeter Caesar, dan 43 pesawat oleh Angkatan Darat.

Angkatan Laut mengerahkan 195 alutsistanya, di antaranya 35 KRI, 10 LVT-7, 6 BVP-2, 26 BMP 3 F1, dan 4 RM 70 Grad. Sedangkan Angkatan Udara mengerahkan 139 alutsistanya, seperti 12 Sukhoi Su27/30 Flanker, 3 F5 Tiger, 10 F-16 Fighting Falcon, 12 Hawk 109/209, E Emb 314 Super Tucano, 1 tanker, dan 3 Boeing 737.

Seusai upacara, prajurit berdemonstrasi, seperti serangan udara langsung, bantuan tembakan kapal antikapal selam, manuver dan menembak tank di laut, operasi lintas udara, serta terjun statik laut. Juga ada pembebasan sandera, beladiri militer, defile pasukan dan alutsista, sailing pass dan fly pass, serta Jupiter Aerobatic Team.
Sumber: Tempo

Selengkapnya »

BBCI: Zulkifli Hasan dari KMP menjadi Ketua MPR

Geoklik
Add Comment
11:49 PM
 
img: bbci.co.uk

Zulkifli Hasan terpilih menjadi Ketua MPR periode 2014-2015 lewat Sidang Paripurna yang berlangsung hingga Rabu (07/10) subuh.

Menteri Kehutanan ini diajukan lewat paket yang didukung oleh fraksi partai Koalisi Merah Putih -yang merupakan oposisi atas presiden terpilih, Jokowi- dan dipilih mayoritas anggota MPR yang hadir.
Paket ini terdiri dari Zulkifli Hasan (PAN) sebagai calon ketua MPR, didampingi empat calon wakil ketua MPR, yaitu Mahyudin (Golkar), EE Mangindaan (Demokrat), Hidayat Nur Wahid (PKS), dan Oesman Sapta (DPD).

Paket Koalisi Merah Putih lewat pemungutan suara memperoleh 347 suara sementara paket koalisi partai pendukung Joko Widodo-Jusuf Kalla, mendapatkan 330 suara.
Beberapa pihak memang sudah memperkirakan bahwa Koalisi Merah Putih akan memenangkan pemilihan Ketua MPR ini.

Paket Koalisi Indonesia Hebat terdiri dari Oesman menjadi calon ketua, didampingi empat calon wakil ketua, yakni Ahmad Basarah (PDI-P), Imam Nachrawi (PKB), Patrice Rio Capella (Nasdem) dan Hasrul Azwar (PPP).

Sidang paripurna yang berlangsung selama hampir lima jam berakhir pada pukul 04.15 WIB, dan dipimpin oleh Maimanah Umar yang didampingi Ade Rezki Pratama.
Sebelumnya Koalisi Partai Merah Putih juga berhasil menempatkan calon-calonnya di jabatan pimpinan DPR.

Sumber: BBC Indonesia
Selengkapnya »

Dianggap Ganteng, Petugas Commuter Line Bikin Heboh Media Sosial

Geoklik
Add Comment
11:04 PM
Setelah kehebohan mengenai polisi ganteng bernama Saeful Bahri dari Polrestabes Bandung, kini petugas Kereta Rel Listrik Commuter Line Jabodetabek bernama Yudi Ramdhan yang menjadi obrolan kaum hawa di berbagai media sosial.

Tak percaya? Masukkan nama Yudi Ramdhan dalam mesin pencari data Twitter, maka langsung bisa ditemui berbagai obrolan hot membicarakan ketampanan petugas Commuter Line bernama Yudi itu. Sebagian wanita mengira pria belia berkulit putih itu adalah seorang model atau peragawan.

Saking hebohnya, obrolan soal ini sampai menjadi topik seru di sebuah radio di Jakarta. Radio itu menggelar obrolan interaktif dengan pendengarnya yang sama-sama tengah ramai menyorot perbincangan soal karyawan Commuter Line yang bak model itu.

"Yaa ampun, Ramdhan bener-bener lagi hits deh!" kicau pemilik akun Mbak Iroh di Twitter.

Obrolan itu dengan cepat menyebar ke Path, Instagram, dan Facebook. Akun instagram Yudi di alamat yudi_ramdhan langsung kebanjiran follower. Mereka penasaran untuk mengintip kebenaran pria mirip model yang berprofesi sebagai karyawan Commuter Line.

Ternyata benar, terlihat berbagai foto sang pemilik akun itu mengenakan seragam tadi. Ada yang sedang duduk di meja kerja dan bertugas di stasiun.

Bak virus, foto-foto tadi langsung menarik perhatian banyak orang, terutama para wanita yang menginginkan langsung bertemu idola dadakan kaum wanita itu.

Yudi pun membenarkan bahwa dia karyawan Commuter Line. "Marketing dan pengembangan bisnis. Segala komersialisme di KRL dan stasiun bisa diarahkan ke aku. Sebagai insan kereta api, ya semuanya menjadi public relations," kata Yudi, menjawab pengunjung Instagram-nya.

Di Flickr, foto-foto Yudi juga diintip banyak orang. Ada yang berseragam Commuter Line, tetapi dengan gaya sedang hormat seperti tentara. Ada juga foto berkopiah dengan pakaian putih lengan panjang.

"Itu si kece Yudi Ramdhan bikin gempar banget sih di socmed, smpe dibahas gini di radio," kicau pemilik akun Twitter Putri Wulandari."Seger nih dapat foto-foto si Yudi," sahut Dewi Srikit, juga di Twitter.

"Jika pada tahun 2011 Briptu Norman menjadi buah pembicaran karena joget chaiya chaiya, sekarang hadir lagi nih sosok polisi jadi bintang  nama lengkapnya Saeful Bahri yang jadi terkenal karena kegantenganya."

Obrolan ini tentu marak di kalangan kaum wanita. Namun, bagi kalangan pria normal, obrolan ini jadi bahan tertawaan karena dianggap lebay. "Gua ogah mah follow-follow instagramnya Yudi. Emang gua cowok apaan? Kalo mau, suruh dia follow aku, hihihi," tulis seorang pria bernama Eko Hamdani di Facebook.


Sumber: Kompas
Selengkapnya »
Newer Posts
Home
Subscribe to: Posts (Atom)

Entri Populer

  • us to review visa applicants social media posts after san bernardino shooter openly praised jihad
    us to review visa applicants social media posts after san bernardino shooter openly praised jihad : Mon, 14 Dec 2015 16:07:59 -0500 - The U....
  • wisma sakinah penginapan syariah di kota metro cuma rp ribu tarif termurahnya
    wisma sakinah penginapan syariah di kota metro cuma rp ribu tarif termurahnya : Fri, 04 Dec 2015 11:45:24 +0700 - Wisma Sakinah di Kota Metr...
  • Yudi Ramdhan Petugas Commuter Line Ganteng Mendadak Terkenal di FB, Instagram dan Path
    Yudi Ramdhan Petugas Commuter Line Ganteng Mendadak Terkenal di FB, Instagram dan Path . Media sosial kembali membuktikan ‘kedigdayaannya...
  • san bernardino attacks m in costs to city stemming from shooting
    san bernardino attacks m in costs to city stemming from shooting : Tue, 15 Dec 2015 09:19:16 -0500 - Since the terror attacks in San Bernard...
  • entertaining at home over the holidays here s a diy on bars
    entertaining at home over the holidays here s a diy on bars : Tue, 15 Dec 2015 01:05:02 MST - The cocktail renaissance has transformed happy...
  • urutan zodiak paling berbahaya versi fbi
    urutan zodiak paling berbahaya versi fbi : Tue, 01 Dec 2015 17:18:52 +0700 - img src http cdn tstatic nettribunnewsfotobankthumbnails ilust...
  • (11.95 MiB) pj trishnaa .mp3
    (11.95 MiB) pj trishnaa .mp3 : 2015/12/15 11:09:02 +0000 - Lagu PJ - Trishnaa!! ini dapat kamu download di internet secara gratis. dengan ...
  • (444.08 KiB) pm.mp3
    (444.08 KiB) pm.mp3 : 2015/12/15 08:19:36 +0000 - Lagu 2015.12.14 - 08:51:27 PM ini dapat kamu download di internet secara gratis. dengan...
  • get a bigger tax refund in by claiming these credits and deductions
    get a bigger tax refund in by claiming these credits and deductions : Thu, 03 Dec 2015 16:11:40 -0500 - December is a busy month, and taxes ...
  • seorang jaksa di ntt diduga jual rp miliar aset negara
    seorang jaksa di ntt diduga jual rp miliar aset negara : Sat, 05 Dec 2015 13:10:28 +0700 - Seorang jaksa senior di Kejaksaan Tinggi (Kejati)...

Arsip Blog

  • 12/13 - 12/20 (82)
  • 12/06 - 12/13 (170)
  • 11/29 - 12/06 (132)
  • 10/05 - 10/12 (6)

Pages

Powered by Blogger.

Best Answer For You!